Hari ini atau yang lebih tepatnya tengah malam ini , ku coba membangunkan paksa mataku yang sebenarnya sangat begitu ingin menujudunia mimpi , tapi tetap saja harus ku paksa , demi hati ... Ya benarsekali demi hati , hatiku merasa iri dengan mataku , yang setiap hariselalu melihat yang indah-indah ,sedangkan saya ?? mataku berkata gusar, "saya hanya bisa merasakan sakitnya saja , di awali dengan mata yangmelihat keindahan surga seorang hawa , setalah di tinggalkan begitu saja, siapa yang menanggung lukanya?, bukankah saya ," gumam hatiku..Pergulatan dua anggota tubuh ini , membuatku sadar , siapa yangsebenarnya menjadi pemangsa dan siapa yang dimangsa , mungkin laki-lakisering berkata " aku , aku yang berkuasa atas nama cinta, aku jugasebagai penentu dalam sebuah hubungan, tapi bukan kah itu kodrat wanita .
wanita lah yang sering menjadi penentu , hei sadar wahai kaum adam ,kita lah yang dimangsa , kitalah rantai makanan mereka. Malam itu jugaaku mencoba membuat sebuah surat , lebih tepatnya tulisan perasaan kuyang sebenarnya untuk pujaan hatiku . ya hanya untuk dia, bukan untuksiapa-siapa ,karena aku inginkan dia itu saja ,,,..Dear my lover ..Malamini aku tidak bisa memejamkan mataku , entah mengapa, aku juga tidakmemahaminya ...pikiranku seakan-akan terperangkap di dunia yang aku tidakmengerti ,bagaimana aku harus hidup ..bagaimana aku harus bertahan ,bagaimana aku harus sendiri tanpamu.
